PEMBERIAN FITOBIOTIK YANG BERASAL DARI MAHKOTA DEWA (Phaleria macrocarpa) TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN DAN HEMATOKRIT PADA AYAM BROILER

Y F Y Kusumasari, Vitus Dwi Yunianto, E Suprijatna

Abstract


Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan serbuk mahkota dewa (Phaleria macrocarpa) sebagai alternatif pengganti tetrasiklin dalam ransum terhadap kadar hemoglobin dan hematokrit pada ayam broiler.  Materi yang digunakan adalah 100 ekor ayam broiler “unsex” umur 14 hari. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Acak Lengkap 5 perlakuan dan 5 ulangan untuk tiap perlakuan. Setiap ulangan terdiri dari 4 ekor ayam broiler sebagai unit percobaan. Perlakuan terdiri dari T0 = ransum basal, T1 = T0 + tetrasiklin 50 ppm, T2 = T0 + serbuk mahkota dewa 500 ppm, T3 = T0 + serbuk mahkota dewa 750 ppm dan T4 = T0 + serbuk mahkota dewa 1000 ppm. Parameter yang diamati adalah pertambahan bobot badan, kadar hemoglobin dan hematokrit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang sangat nyata (P>0,05) terhadap pertambahan bobot badan. Kadar hemoglobin dan hematokrit terlihat bervariasi, namun baik kontrol, pemberian tetrasiklin dan serbuk mahkota dewa masih berada dalam kisaran normal dan menandakan proses fisiologis tubuh tidak mengalami gangguan, yang berarti status gizinya baik.  Simpulan menunjukkan bahwa dengan pemberian ransum dijatah, penggunaan serbuk mahkota dewa sebagai fitobiotik sampai level 1000 ppm memberikan pengaruh yang sama seperti tetrasiklin terhadap performans ayam broiler selama penelitian berlangsung.

Keywords


Fitobiotik; mahkota dewa; kadar hemoglobin; kadar hematokrit; ayam broiler

Full Text:

PDF

References


Amrullah, I.K. 2004. Nutrisi Ayam Broiler. Cetakan III. Lembaga Satu Gunungbudi, Bogor.

Arifien, M. 2005. Rahasia Sukses Memelihara Ayam Broiler di Daerah Tropis. Cetakan III. Penebar Swadaya, Jakarta.

Bestari, J., A. Parakkasi dan S. Akil. 2005. Pengaruh pemberian tepung daun mengkudu (Morinda citrifolia) yang direndam air panas terhadap penampilan ayam broiler. Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. 703-715.

Chopra, I. dan M. Roberts. 2001. Tetracyclyne antibiotic : Mode of action, application, molecular biology and epidemiology of bacterial resistance. Microbiol. and Mol. Biol. Rev. 65(2): 232-260.

Coates, M.E., R. Fuller, G.F. Harrison, M. Lev dan S.F. Suffolk. 1963. A comparison of the growth of chicks in the Gustafsson germ-free apparatus and in a conventional environment, with and without dietary supplements of penicillin. Br. J. Nutr. 17 : 141-150.

Dukes, H.H. 1955. The Physiology of Domestic Animal. 7th Ed. Comstock Publishing Associates, Ithaca, New York.

Frandson, R.D. 1992. Anatomi dan Fisiologi Ternak. Edisi IV. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta. (Diterjemahkan oleh B. Srigandono).

Guyton, M.D. dan J.E. Hall. 1997. Fisiologi Kedokteran. Penerbit Buku Kedokteran EGC, Jakarta. ( Diterjemahkan oleh I. Setiawan).

Jang, I.S., Y.H. Ko, H.Y. Yang, J.S. Ha, J.Y. Kim, S.Y. Kang, D.H. Yoo, D.S. Nam, D.H. Kim dan C.Y. Lee. 2004. Influence of essential oil components on growth performance and the functional activity of the pancreas and small intestine in broiler chickens. Asian-Aust. J. Anim. Sci. 17(3) : 394-400.

Kartasudjana, R. dan E. Suprijatna. 2006. Manajemen Ternak Unggas Cetakan I. Penebar Swadaya, Jakarta.

Lisdawati, V. 2002. Buah mahkota dewa (Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl.) : Toksisitas, anti oksidan dan efek anti kanker berdasarkan uji penapisan farmakologi. Makalah Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Indonesia, Jakarta.

Maskur. 1999. Residu antibiotik pada jaringan hewan. Ex-Farm 7 : 66-73.

Nurhayati, I. 2004. Conservation of Asian-Native medicinal plants on the university campus. Knowledge Marketplace Reports. The 3rd IUCN World Concervation Congress, Bangkok, Thailand. 17-25 November 2004.

Onimisi, P.A., I.I. Dafwang dan J.J. Omage 2008. Growth performance, carcass characteristics and haematological parameters of broiler finisher chicken fed graded levels of ginger waste meal. Nigerian Poultry Sci. J. 5 (1) : 11-17.

Oshimi, S., K. Zaima, Y. Matsuno, Y. Hirasawa, T. Iizuka, H. Studiawan, G. Indrayanto, N.C. Zaini dan H. Morita. 2008. Studies on the constituents from the fruits of Phaleria macrocarpa. J. Nat. Med. 62 : 207-210.

Schalm, C.W., N.C. Jain dan E.J. Carol. 1986. Veterinary Hematology. 4th Ed. Lea and Febiger, Philadelphia.

Sinurat, A.P., T. Purwadaria, M.H. Togatrop dan T. Pasaribu. 2003. Pemanfaatan bioaktif tanaman sebagai “feed additive” pada ternak unggas : pengaruh pemberian gel lidah buaya atau ekstraknya dalam ransum terhadap penampilan ayam pedaging. J. Ilmu Ternak Veteriner 8 (2) : 139-143.

Steel, R.G.D dan J.H. Torrie. 1995. Prinsip dan Prosedur Statistika. Cetakan IV, PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta (Diterjemahkan oleh B. Sumantri).

Sunarti, D. 2004. Pencahayaan sebagai upaya pencegahan cekaman pada unggas tropis berwawasan animal welfare. Pidato Pengukuhan Jabatan Guru Besar dalam Ilmu Ternak Unggas Fakultas Peternakan Universitas Diponegoro. Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang.

Widjajakusuma, R. dan S.H.S. Sikar. 1986. Fisiologi Hewan. Cetakan ke-1. Fakultas Kedokteran Hewan. Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Zuprizal. 2004. Antibiotik, Probiotik dan Fitobiotik dalam Pakan Unggas. Poultry Indonesia. Ed. Januari 2004. Hal. 52-54.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




web
analytics View My Stats